Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Sekilas Perbedaan Aplikasi Dapodik 2012 dan Aplikasi Dapodik 2013

Gambar
Assalamu’alaikum, rekan rodajaman. Masih membekas di ingatan, bagaimana perjuangan kita semua menyukseskan pendataan dapodik demi menghasilkan data yang berkualitas. Terlebih ketika Dapodik digunakan oleh P2TK Dikdas sebagai basis data untuk keperluan berbagai macam bantuan dan tunjangan. Walaupun sebagian kecil menganggap menyulitkan, Dapodik tetap dianggap berhasil, hal ini terbukti dengan adanya kelanjutan program pendataan pendidikan yang akan dirilisnya versi terbaru Aplikasi Dapodik 2013. Kita semua tahu dan paham, dibalik kehebatan aplikasi dapodik versi lama, ternyata masih banyak kekurangan dan kelemahan. Dengan adanya permasalahan selama pendataan tahun 2012, maka telah dilakukan pengembangan dan penyempurnaan pada aplikasi dapodik 2013. Nah..berikut ini, rodajaman sedikit berbagi tentang pengenalan aplikasi dapodik 2013 serta perbandingan dan perbedaan antara aplikasi dapodik 2012 dan aplikasi dapodik 2013 yang didapat dari berbagai sumber terutama dari rekan yang meng

CARA / LANGKAH AKTIVASI AKUN SISWA DAN EDS SISWA PADAMU NEGERI

Gambar
Alhamdulillah, langkah Aktivasi Akun Siswa dan Pengisian  EDS siswa telah diterbitkan oleh KEMENDIKDUB. Dengan begitu para kepala sekolah tidak cemas lagi dengan kelanjutan aktivasi akun PTK mereka yang hanya terhenti pada status Bintang 2 saja. Akan tetapi merupakan pekerjaan tambahan baru bagi OPS (Operator Sekolah) untuk melakukan entery data siswa dan membimbing siswa dalam mengisikan EDS mereka. Apalagi siswa masih duduk di sekolah dasar. Para OPS harus dengan tekun menuntun siswa dalam memilih pilihan dalam EDS, bahkan terkadang mereka tidak memahami apa maksud dari pertanyaan ada dalam EDS tersebut. Disitulah tugas kita untuk menjelaskan maksud dari pertanyaan dan juga jawabannya. Huuft,seandainya KEMENDIKBUD menyediakan print out isian EDS bagi siswa, mungkin malah lebih mempermudah pekerjaan kita. Berikut  saya akan berbagi pengalaman tentang cara aktivasi dan login siswa pada aplikasi PADAMU NEGERI. (syarat utamanya adalah rekan rekan sudah melakukan ent

LAYANAN PADAMU NEGERI

Gambar
Assalamu’alaikum, rekan-rekan PTK yang kami hormati. Sudah tahu kan... ada layanan terbaru untuk pendataan PTK berbasis NUPTK online. Situs Layanan PADAMU NEGERI BPSDMPK-PMP  http://padamu.kemdikbud.go.id  resmi digunakan pada tanggal  20 Mei 2013 bertepatan dengan  Hari Kebangkitan Nasional,   dengan tujuan untuk membangkitkan pelayanan publik prima, bukan sekedar pelayanan birokrasi, kepada dunia pendidikan Indonesia. PADAMU NEGERI yaitu singkatan dari Pangkalan Data Penjaminan Mutu Pendidikan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan pusat layanan data terpadu yang bersumber dari/ke sistem transaksional BPSDMPK-PMP Kemdikbud lainnya, meliputi: Evaluasi Diri Sekolah (EDS), NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), Sertifikasi PTK, dan Diklat PTK, yang dibangun oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan - Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP). Untuk langkah awal, nantinya melalui situs ini semua pemilik NUPTK diharuskan untuk mencari

Evaluasi Diri Sekolah (EDS)

Evaluasi Diri Sekolah (EDS)   di tiap sekolah menjadi tanggung jawab kepala sekolah dan dilakukan oleh Tim Pengembang Sekolah  (TPS) yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, Komite Sekolah, orang tua peserta didik, dan pengawas. Proses EDS dapat mengikutsertakan tokoh masyarakat atau tokoh agama setempat. Instrumen EDS ini khusus dirancang  untuk digunakan oleh TPS dalam melakukan penilaian  kinerja sekolah terhadap  8 Standar Nasional Pendidikan (SNP ) yang hasilnya menjadi  masukan dan dasar penyusunan  Rencana  Pengembangan Sekolah (RPS) dalam upaya peningkatan kinerja sekolah.  EDS sebaiknya dilaksanakan setelah anggota TPS mendapat pelatihan.     Informasi ringkas tentang EDS dapat dilihat di bawah ini:   1.     Apakah yang dimaksud dengan Evaluasi Diri Sekolah? Evaluasi diri sekolah adalah proses yang mengikutsertakan semua pemangku kepentingan  untuk membantu sekolah dalam menilai mutu penyelenggaraan pendidikan berdasarkan indikator-indikator kunci yang mengacu pada 8 S

Ciri-Ciri Sekolah Bermutu dan Sekolah yang Ideal

Gambar
Ciri Sekolah Bermutu Merujuk pada pemikiran Edward Sallis, Sudarwan Danim (2006) mengidentifikasi ciri- ciri sekolah bermutu , yaitu: Sekolah berfokus pada pelanggan, baik pelanggan internal maupun eksternal. Sekolah berfokus pada upaya untuk mencegah masalah yang muncul, dengan komitmen untuk bekerja secara benar dari awal. Sekolah memiliki investasi pada sumber daya manusianya, sehingga terhindar dari berbagai “kerusakan psikologis” yang sangat sulit memperbaikinya. Sekolah memiliki strategi untuk mencapai kualitas, baik di tingkat pimpinan, tenaga akademik, maupun tenaga administratif. Sekolah mengelola atau memperlakukan keluhan sebagai umpan balik untuk mencapai kualitas dan memposisikan kesalahan sebagai instrumen untuk berbuat benar pada masa berikutnya. Sekolah memiliki kebijakan dalam perencanaan untuk mencapai kualitas, baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Sekolah mengupayakan proses perbaikan dengan melibatkan semua orang sesuai dengan

Visi, Misi Dan Strategi Sekolah

a)       Visi   “ Menciptakan Siswa Yang Berprestasi, Berakhlakul Karimah, Cinta Lingkungan, dan Kreatif Berdasarkan Imtaq Dan Iptek “. b)      Misi  1.       Mengkondisikan siswa santun dalam pergaulan 2.       Menghormati kepada semua orang di lingkungannya 3.       Berbicara jujur sesuai dengan apa adanya 4.       Taat beribadah berdasarkan keyakinannya 5.       Menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan kondusif. 6.       Berprestasi dalam pelajaran 7.       Memotivasi siswa giat belajar di sekolah maupun di rumah 8.       Mondorong siswa mencari solusi dalam menghadapi masalah 9.       Menciptakan kreativitas yang tinggi 10.   Bersaing sehat dalam berbagai kegiatan 11.   Mampu menciptakan inovasi aktual 12.   Mengembangkan kopetensi melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan 13.   Penataan lingkungan sekolah menjadi ASRI (Aman, Sehat, Rapih dan Indah). 14.   Mengembangkan kompetensi siswa melalui kegiatan Intra dan Ekstraku